Home / Ibu dan Anak / Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?

Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?

Semangat pagi sahabat sambutpagi! Semoga sahabat selalu dapat mengawali hari ini dengan kebahagiaan dan keceriaan, dikelilingi keluarga tercinta dan orang-orang kesayangan anda. Hari baru menjadi awal harapan baru, begitupun bagi sahabat yang baru saja dikarunia buah hati tercinta, ataupun keponakan baru. Hadirnya seorang bayi ke dalam sebuah rumah, menjadikan kebahagiaan tersendiri. Meski orangtua juga harus siap menghadapi berbagai kesibukan dan kerepotan mengurus buah hati tercinta yang baru saja hadir ke dunia. Orangtua juga harus mempersiapkan sebaik mungkin kebutuhan dan perawatan bayi dari ujung kaki hingga ujung rambut. Salah satu perlengkapan bayi yang tidak boleh anda lewatkan adalah popok bayi. Berbagai pilihan popok bayi dapat anda pilih, mulai dari popok kain ataupun popok sekali pakai. Ini dia ulasan khas sambutpagi “Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?”

Untuk sibuah hati yang baru lahir, tentu sahabat mengingkan semuanya serba terbaik bukan? Apalagi yang berkaitan dengan popok bayi yang selalu bersentuhan dengan kulit si buah hati. Tapi diantara popok kain dan popok sekali pakai kira-kira mana ya yang terbaik? Semakin berkembangnya jaman, kini para orangtua semakin banyak dihadapkan berbagai pilihan, mulai dari popok konvensional yang berbahan kain dan popok sekali pakai. Para orangtua harus repot mencuci popok kain atau memilih untuk membuat lebih banyak limbah popok karena menggunakan popok sekali pakai? Seperti apakah plus minus kedua jenis popok bayi ini? Sambutpagi akan mengulasnya khas kepada para sahabat kali ini.

Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?

popok bayi

Wajar jika para orangtua seringkali bingung untuk pilih popok bayi yang aman dan nyaman untuk buah hati tercinta. Apalagi kulit bayi baru lahir lebih sensitif dari kulit pada umumnya. Sehingga ketika kita menjatuhkan pilihan yang salah dapat berakibat pada munculnya berbagai masalah kulit, seperti ruam merah, dan gatal pada area pantat dan selangkangan. Nah, sebelum menjatuhkan pilihan berikut ini akan kami paparkan mengenai kedua produk popok bayi.

1. Popok Kain

Popok kain merupakan salah satu jenis popok yang sudah dikenal sejak lama, hingga kini kita sudah bisa memilih berbagai jenis pilihan desain dan warna yang menarik. Tidak melulu merepotkan karena harus menggunakan mengikat atau menggunakan peniti agar pas dengan pantat dan perut si bayi. Karena sudah banyak pilihan bentuk dan ukuran popok kain yang bisa disesuaikan dengan ukuran si bayi. Tetapi sahabat tentu saja harus menyiapkan setidaknya sekitar 15-20 popok kain nih, karena popok kain harus segera diganti apabila basah terkena ompol atau bab si bayi. Jadi, sahabat harus rajin mencuci popok kain agar dapat dipergunakan kembali. Harga popok kain juga lebih hemat dan daripada popok sekali pakai bahkan bisa digunakan kembali untuk anak ke 2 dan seterusnya. Jadi sahabat bisa menghemat pengeluaran untuk biaya membeli popok.

Sebagian besar orangtua juga lebih banyak memilih menggunakan popok kain kepada si buah hati karena lebih ramah lingkungan. Anda tidak harus membuang sampah atau limbah popok, sebanyak popok sekali pakai. Tetapi tentu saja anda juga harus membuang-buang air dan detergen tentunya,  karena popok kain harus dicuci. Terlepas dari itu semua, popok kain sih lebih aman untuk kulit si buah hati karena terbebas dari bahan kimia. Namun minusnya, popok kain mudah bocor, jadi harus sering diganti. Selain itu juga butuh waktu untuk mencuci dan mengeringkan popok. Popok kain juga ternyata tidak praktis dibawa-bawa untuk bepergian lhoh sahabat. Jadi bagaimana dong.

Tidak apa-apa lhah, jika memang harus memilih popok kain. Tapi sahabat sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini untuk kenyamanan dan kesehatan si buah hati:

  • Gunakan peniti berukuran besar dengan kepala peniti yang terbuat dari plastik. Hati-hati ya saat menggunakan peniti, agar bayi anda tidak terluka.
  • Pisahkan antara popok kain yang basah karena urine dan feses pada keranjang yang berbeda. Untuk popok kain yang terkena feses, sebaiknya sahabat bersihkan dulu popok kain dari feses. Nah, untuk mengendalikan bau yang tidak sedap, gunakan air dan baking soda untuk membersihkan popok kain.
  • Pisahkan popok kain dengan pakaian lainnya pada saat mencuci. Nah, gunakan detergen yang lembut dan bersifat hypoallergenic yang aman untuk kulit sensitif si buah hati. Sebaiknya sahabat juga menggunakan air panas dan bilas minimal 2 kali. Pilih juga pelembut pakaian yang tepat agar tidak menimbulkan ruam pada bayi.
  • Cucilah tangan setiap kali membersihkan popok kain, untuk menghindari penyebaran kuman.

2. Popok Sekali Pakai

Salah satu popok yang menjadi pilihan banyak orang tua karena kepraktisannya adalah popok sekali pakai.  Popok sekali pakai merupakan popok bayi yang mengandung gel peresap cairan, sehingga dapat menahan cairan lebih banyak dan tidak mudah bocor. Inilah yang menyebabkan popok sekali pakai banyak dipilih karena sahabat tidak harus sering-sering mengganti popok. Popok sekali pakai menggunakan gel peresap sehingga kulit bayi tetap kering dan tidak basah. Jadi bayi tetap merasa nyaman dan aman karena dibuah dari bahan yang memungkinkan aliran udara ke kulit anak.

Tetapi perlu budget besar nih sahabat, ketika sahabat harus menjatuhkan pada popok bayi sekali pakai ini. Tentu saja karena popok sekali pakai harus dibuang setiap kotor dan tidak bisa digunakan kembali atau bahkan disimpan untuk anak selanjutnya. Selain itu popok sekali pakai juga mengandung bahan kimia seperti polypropylene sebagai lapisan dalam yang menyentuh kulit si bayi, yang biasa digunakan pada pakaian dalam termal. Selain bahan kimia tadi, bahan popok sekali pakai juga menggunakan polier penyerap super pada seperti bahan untuk kertas. Hal ini lah yang menjadikan popok sekali pakai dapat menyerap urine yang banyak.

Okelah kalau sahabat akan menjatuhkan pilihan pada popok sekali pakai, tapi perhatikan hal-hal berikut ini juga ya:

  • Apabila muncul tanda bekas karet di sekitar pinggang dan pangkal paha anak, bisa jadi hal ini karena popok bayi yang digunakan terlalu ketat. Jadi sebaiknya longgarkan popok atau beli popok dengan ukuran yang lebih besar.
  • Apabila terjadi ruam di sekitar pinggang dan selangkangan, segera ganti popok sekali pakai. Bisa jadi si bayi sensitif terhadap merek  popok tertentu.
  • Buanglah popok sekali pakai dengan cara yang benar, agar dapat mencegah penyebaran kuman.
  • Kosongkan tempat sampah secara teratus, setidaknya sehari sekali ya sahabat.

Jadi, mau pilih yang mana ini sahabat? Popok kain atau popok sekali pakai? Tentunya sahabat sebagai orangtua yang bijak harus pandai memilih ya… Baik itu popok kain ataupun popok sekali pakai, masing-masing tetap dapat anda gunakan sebagai popok buah hati tercinta. Namun, apabila terjadi masalah ruam pada pantat ataupun selangkangan bayi anda, sambutpagi juga akan bagikan kepada sahabat tercinta cara mengatasinya. Meskipun hal ini bisa dicegah.

Tips Penting Untuk Mengatasi Ruam Akibat Popok Bayi

Popok yang basah ataupun kotor yang tetap digunakan, dan gesekan antara kulit dapat menjadi penyebab timbulnya ruam pada kulit bayi. Selain itu juga bisa terjadi karena adanya reaksi alergi dari popok yang digunakan. Nah, sahabat sambutpagi tidak usah risau. Sambutpagi akan bagikan tips untuk mengatasi sekaligus mencegah munculnya ruam pada kulit bayi berikut ini:

  1. Sahabat sering-seringlah memeriksa popok bayi, sebaiknya segera ganti apabila popok basah atau kotor.
  2. Bersihkan kulit bayi dengan air atau tisu basah ya sahabat. Tapi perhatikan juga untuk memilih tisu basah yang tidak mengandung alkohol dan parfum (karena dapat mengiritasi kulit bayi).  Setelah itu di lap ataupun ditepuk secara lembut dengan kain bersih, kering dan halus.
  3. Cucilah tangan sahabat, sebelum dan sesudah mengganti popok bayi.
  4. Sebelum memakaikan popok baru, pastikan terlebih dahulu apakah pantat bayi sudah benar-benar bersih.
  5. Oleskan krim atau salep untuk mengurangi ruam pada kulit bayi, sebelum memakaikan popok baru.
  6. Pilihlah bahan dan jenis popok yang digunakan, agar bayi tetap nyaman dan sehat.
  7. Sensitivitas kulit bayi tentulah berbeda dengan kulit dewasa, jadi telitilah saat membeli produk popok bayi untuk buah hati tercinta.

Bagaimana sahabat? Semakin bertambah kan pemahaman anda tentang kebutuhan penting si buah hati yang satu ini? Sambutpagi akan selalu sajikan informasi yang inspiratif dan khas untuk sahabat setia sambutpagi. Selain “Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?”, nantikan pula inspirasi khas sambutpagi selanjutnya. Terimakasih.

About admin

Check Also

Bila Si Kecil Batuk, Berikan Ramuan Herbal Berikut Ini!

Semangat Pagi, sahabat sambutpagi! Bagaimana pagi sahabat sambutpagi kali ini? Semoga bahagia, sehat dan penuh …

Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?


Mana Yang Terbaik, Popok Kain Atau Popok Bayi Sekali Pakai?